Gambar

Pondok Pesantren Putri Al-Khoirot

Pondok Pesantren Al-Khoirot Putri

Pondok Pesantren Putri Al-Khoirot Malang Jawa Timur (Jatim) Indonesia. Lihat: Pesantren Putra

Pondok Pesantren Al-Khoirot Putri
Pondok Pesantren Al-Khoirot Putri
Pondok Pesantren Al-Khoirot Putri
Pondok Pesantren Al-Khoirot Putri
Pondok Pesantren Al-Khoirot Putri
Pondok Pesantren Al-Khoirot Putri
Gambar

Pondok Pesantren Al-Khoirot Putra

Pondok Pesantren Putra Al-Khoirot Malang

Pondok Pesantren Al-Khoirot Putra Malang Jawa Timur (Jatim) Indonesia. Galeri foto Al-Khoirot selengkapnya dapat dilihat di sini.

Pondok Pesantren Putra Al-Khoirot Malang
Pondok Pesantren Putra Al-Khoirot Malang
Pondok Pesantren Putra Al-Khoirot Malang
Pondok Pesantren Putra Al-Khoirot Malang

Rapat Wali Santri Al-Khoirot

landmark pesantren Pesantren Al-Khoirot
landmark pesantren Pesantren Al-Khoirot
Pondok pesantren Al-Khoirot Malang
Pondok pesantren Al-Khoirot Malang

Lihat: Pesantren Putri

Gambar

Perkembangan Pendidikan Pondok Pesantren Al-Khoirot Karangsuko Pagelaran Kabupaten Malang Tahun 1963-2014

Perkembangan Pendidikan Pondok Pesantren Al-Khoirot Karangsuko Pagelaran Kabupaten Malang Tahun 1963-2014

“Kurniawan, Febri Robitha. 2015. Perkembangan Pendidikan Pondok Pesantren Al-Khoirot Karangsuko Pagelaran Kabupaten Malang Tahun 1963-2014. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Marsudi, M.Hum, (2) Dra. Yuliati, M.Hum.

Kata Kunci: perkembangan, pendidikan, pondok pesantren, Al-Khoirot, Malang.

Pondok Pesantren Al-Khoirot didirikan oleh KH. Syuhud Zayyadi pada tahun 1963. Kepemimpinan santri putri dipegang oleh istri beliau yaitu Ny. Hj. Masluhah Muzakki. Pondok Pesantren Al-Khoirot merupakan pondok pesantren
yang memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi mengenai salah satu hukum Islam tentang pemisahan antara laki-laki dengan perempuan. Hal ini ditandai dengan pemisahan seluruh infrastruktur di dalam pesantren. Ciri khas lain yang dimiliki Pondok Pesantren Al-Khoirot, yaitu keterampilan bordir merupakan wirausaha yang mencapai pasar internasional.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup: (1) sejarah dari Pondok Pesantren Al-Khoirot serta menampilkan beberapa profil para pengasuh dan profil pondok; (2) perkembangan pendidikan serta infrastruktur yang terjadi selama tahun 1963-2014.Metode penelitian yang digunakan adalah jenis metode penelitian historis dengan jenis penelitian deskriptif-kualitatif. Tahapan yang tercakup dalam penelitian ini, yaitu pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, pencarian sumber dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pertama, adanya pergantian pengasuh selama tiga periode menyebabkan perkembangan pendidikan Islam di Pondok Pesantren Al-Khoirot mengkombinasikan antara pendidikan tradisional dengan pendidikan modern.

Pada periode kepengasuhan KH. Syuhud Zayyadi (1963-1993) sistem pendidikan yang diterapkan terfokus pada sistem pendidikan tradisional disebut pesantren salaf, hanya menekankan pada pengajaran kitab kuning dengan pembelajaran secara bandongan dan sorogan. Pada periode kepengasuhan KH. Zainal Ali Suyuthi (1993-2011) sistem pendidikan modern mulai dikombinasikan yang bertujuan untuk mencetak santri yang berwawasan pengetahuan umum. Selanjutnya, pada periode kepengasuhan KH. Ahmad Fatih Syuhud (2011-2014) melanjutkan sistem yang dahulu sudah diterapkan oleh para pengasuh terdahulu.

Kedua, salah satu keterampilan yang dibawa dan diajarkan langsung oleh Nyai Masluha Muzakki (Alm.) istri pengasuh pertama yaitu keterampilan bordir (jahit menjahit) menjadi sebuah mata pencaharian atau penghasilan dari Pondok Pesantren Al-Khoirot dan masyarakat sekitar yang telah bekerja sama dalam memajukan hingga dikenal oleh masyarakat lokal maupun internasional.

Berdasarkan hasil penelitian ini, masih banyak kajian yang perlu diteliti secara berkelanjutan. Penelitian mengenai dampak kebijakan dari ciri khas yang diteliti belum dijumpai. Pada penelitian ini hanya mengkaji mengenai sistem pendidikan Islam khususnya Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang. Diharapkan pada penelitian selanjutnya mampu mengkaji penelitian tentang kehidupan santri terhadap kebijakan ciri khas pemisahan santri putra dengan santri putri dan peraturan yang diterapkan sangat ketat terhadap santri. ”

Sumber: http://sejarah.fis.um.ac.id/?p=181#

Gambar

Halal Bihalal Alumni Ponpes Al-Khoirot

2 September 2012

Pondok Pesantren Al-Khoirot yang terletak di Desa Karangsuko melaksanakan kegiatan Halal Bihal yang dihadiri oleh para alumni pondok pesantren tersebut, bertempat di halaman Pondok Pesantren Al-Khoirot pada hari Minggu (2/9/2012).

Hadir pada acara tersebut Kabag Bintal dan Kerohanian Setda Kabupaten Malang H. Nurhasyim, SH, M.Si. yang mewakili Bupati Malang, Muspika Pagelaran serta beberapa Anggota DPRD Kabupaten Malang.

Pada kegiatan tersebut seharusnya hadir pula Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Syaifullah Yusuf, tetapi karena beliau ada kesibukan lain sehingga tidak bisa hadir di acara tersebut. Tetapi suara beliau sempat diperdengarkan oleh Habib Zainal Abidin, alumni pondok pesantren tersebut yang saat ini menjadi Ketua KPU Kabupaten Pasuruan melalui microfon sehingga dapat didengarkan oleh seluruh alumni dan undangan yang hadir. Habib Zainal Abidin secara bersamaan juga didaulat sebagai penceramah pada acara halal bihalal tersebut.

Saat ini Pondok Pesantren Al-Khoirot dipimpin oleh Dr. K.H. Fatih Syuhud, MA, salah satu putera Alm. K.H. Syuhud Zayadi yang dahulu merupakan pendiri pondok pesantren tersebut.K.H. Fatih Syuhud cukup lama menempuh studi di luar negeri dan serta bersama saudara-saudaranya dan para pengurus pondok lainnya, kyai yang memiliki penampilan tenang dan sabar tersebut saat ini terpanggil untuk kembali membesarkan pondok pesantren yang sudah didirikan oleh ayahnya tersebut.

Sumber: http://pagelaran.malangkab.go.id/?p=2313